Kanal
Foto

Gelora HKN 2025 di Banyuwangi: Pemerintah Dorong Layanan Sehat, Cepat, dan Berteknologi Tinggi

Banyuwangi – Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (24/11/2025). Mengusung tema “Generasi Sehat Masa Depan Hebat”, kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., MKP, selaku Inspektur Upacara. Kasdim 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, tampak hadir mewakili Dandim sebagai bentuk dukungan TNI terhadap agenda nasional di sektor kesehatan. Upacara yang berlangsung hingga pukul 08.25 WIB itu juga dihadiri jajaran Forkopimda, mulai Wakil Bupati Banyuwangi Ir. Mujiono, M.Si, Sekda Guntur Priambodo, hingga perwakilan kepolisian dan TNI AL. Selain itu, para kepala Puskesmas, direktur rumah sakit, tokoh agama, dan tokoh masyarakat turut mengikuti rangkaian acara. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah dr. Dimas Ananta Kurniawan dari RS Al Huda, sementara Kadinkes Banyuwangi, H. Amir Hidayat, S.K.M., M.Si bertugas sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, Bupati Ipuk menegaskan bahwa transformasi kesehatan di Indonesia terus bergerak maju, mulai dari pembangunan layanan rumah sakit setiap tahun, peningkatan mutu rujukan di 29 provinsi yang kini mampu melakukan bedah jantung, hingga kemandirian produksi alat kesehatan dalam negeri. Ia juga menyoroti penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung diagnosa medis seperti rontgen dan pemindaian organ, yang kini menjadi bagian dari inovasi layanan kesehatan modern. Menurutnya, pelayanan berkualitas harus berjalan seiring dengan gaya hidup sehat masyarakat demi menciptakan generasi unggul. Rangkaian peringatan HKN kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, serta Puskesmas dan Posyandu berprestasi yang dinilai aktif meningkatkan mutu pelayanan publik. Upacara berjalan aman, tertib, dan lancar, sebagai bukti sinergi seluruh pihak dalam memperkuat sektor kesehatan Banyuwangi menuju masa depan yang lebih sehat dan hebat.

Jejak Sunyi Para Pahlawan: Dandim Banyuwangi Pimpin Ziarah HUT ke-62 Korem 083/Bdj dengan Khidmat

Banyuwangi – Suasana hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, Banyuwangi, saat Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.IP., memimpin ziarah rombongan dalam rangka HUT ke-62 Korem 083/Baladhika Jaya pada Senin (24/11/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.57 hingga 08.25 WIB itu diikuti sekitar 150 peserta, terdiri dari prajurit TNI AD, PNS Kodim, hingga anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Tradisi tahunan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan ulang tahun Korem sekaligus momentum mengenang jasa para pendiri bangsa. Ziarah dimulai dengan laporan Perwira ziarah dan dilanjutkan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang dipimpin langsung Dandim. Seusai mengheningkan cipta, Letkol Triyadi melakukan peletakan karangan bunga sebagai simbol penghormatan tertinggi terhadap para pahlawan yang telah gugur. Kehadiran para perwira staf, Danramil jajaran, Danki SSK Letda Kav Suparman, serta pembawa acara Sertu (K) Dewi Rosy Pratiwi menambah khidmat jalannya rangkaian upacara. Momentum paling menyentuh hadir saat tabur bunga dimulai pukul 08.04 WIB. Dandim memimpin langkah pertama, disusul seluruh peserta ziarah yang bergerak tertib menyusuri pusara para pahlawan. Prosesi ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan tidak boleh lekang oleh waktu, terlebih bagi para prajurit yang mengemban tugas menjaga keutuhan bangsa. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi penghormatan kolektif. Dandim 0825/Banyuwangi menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi, melainkan wujud nyata penghormatan sejarah serta penguatan komitmen prajurit dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu. Upacara ziarah yang berjalan aman dan tertib ini kembali menegaskan bahwa semangat Baladhika Jaya terus dijaga, diwariskan, dan dihidupkan oleh generasi TNI di Banyuwangi.

Babinsa Jadi Pusat Perhatian Saat Ratusan Warga Serbu Bantuan Pangan di Rejosari, Ada Apa?

Banyuwangi, Glagah– Penyaluran bantuan pangan di Balai Desa Rejosari pada Jumat (21/11/2025) berlangsung berbeda dari biasanya. Selain antusiasme ratusan warga, kehadiran Babinsa Rejosari menjadi sorotan karena perannya yang cukup menonjol dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan tanpa hambatan. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menyalurkan bantuan pangan untuk dua bulan, berupa 2 karung beras seberat 10 kg dan 4 kantong minyak goreng 1 liter kepada 268 penerima manfaat. Bantuan diserahkan langsung oleh petugas Bulog yang hadir dengan formasi penuh, yakni lima personel. Dalam acara yang dibuka secara resmi oleh perangkat desa, Kepala Desa Rejosari menyampaikan sambutan terkait pentingnya ketahanan pangan bagi masyarakat. Seusai itu, jajaran perangkat desa dan petugas Bulog menggelar sesi foto bersama sebelum memasuki inti kegiatan, yaitu penyaluran bantuan. Namun, yang paling menarik perhatian warga adalah peran Babinsa Rejosari, yang sejak awal tampak aktif mengatur alur penerimaan, memastikan keamanan lokasi, hingga membantu lansia dan warga yang kesulitan membawa bantuan. Kehadirannya membuat warga merasa lebih nyaman dan kegiatan berjalan lebih cepat serta teratur. Hingga akhir kegiatan, proses penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar, tanpa kendala berarti. Kolaborasi antara perangkat desa, Bulog, dan Babinsa menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut.

Warga Kaliploso Bersitegang, Babinsa Turun Tangan

Banyuwangi, Cluring – Ketegangan antarwarga di Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, Kab. Banyuwangi, akhirnya menemukan titik terang setelah Babinsa Kaliploso, Serda Pipiet Susilo Hartanto, melakukan mediasi penyelesaian masalah bersama perangkat desa setempat, Minggu, 23 November 2025 Perselisihan antarwarga yang bermula dari kesalahpahaman terkait batas lahan membuat situasi di lingkungan dusun memanas. Kedua belah pihak sempat bersikeras mempertahankan pendapat masing-masing hingga diperlukan pendampingan pihak aparat untuk meredam eskalasi. Babinsa Kaliploso Serda Pipiet Susilo Hartanto menjadi figur kunci dalam proses mediasi. Ia bekerja sama dengan Kepala Desa Kaliploso beserta jajaran perangkat desa untuk mempertemukan para pihak yang berselisih. Perselisihan antarwarga dikhawatirkan berdampak pada kerukunan lingkungan. Perangkat desa menilai langkah cepat Babinsa sangat penting untuk mencegah konflik berkembang menjadi pertikaian yang lebih besar. Menurut penjelasan Serda Pipiet, mediasi dimulai dengan mendengarkan kronologi dari masing-masing pihak secara berimbang. Ia kemudian memberikan ruang musyawarah dan mengajak warga mencari solusi berdasarkan kesepakatan bersama.Setelah proses dialog berlangsung, kedua belah pihak setuju menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan menetapkan batas lahan sesuai hasil pengukuran bersama perangkat desa. “Alhamdulillah semua dapat diselesaikan dengan cara musyawarah. Kami berharap warga tetap menjaga kerukunan dan mengedepankan komunikasi jika terjadi persoalan,” ujar Serda Pipiet. Kepala Desa Kaliploso mengapresiasi langkah cepat Babinsa yang dinilai efektif meredakan ketegangan. “Kehadiran Babinsa membuat warga merasa lebih tenang sehingga proses mediasi dapat berjalan lancar,” katanya. Dengan tercapainya kesepakatan damai, situasi di Desa Kaliploso kembali kondusif. Aparat desa bersama Babinsa memastikan akan terus melakukan pendampingan untuk menjaga keharmonisan masyarakat.

Danramil 0825/06 Gambiran Beserta Anggota Laksanakan Karya Bhakti Pengurukan Pondasi Pembangunan KDKMP.

Banyuwangi, Gambiran – 23 Nopember 2025 – Komandan Rayon Militer (Danramil) 06 Gambiran Kodim 0825 Banyuwangi Kapten Inf Sumito Pujatmiko, SE memimpin langsung kegiatan Karya Bakti pengurukan pondasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP). di dusun Tamanrejo Desa Wringinrejo. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam percepatan pembangunan dan peningkatan sarana umum. Karya bakti yang dilaksanakan melibatkan seluruh anggota Koramil 06 Gambiran Kodim 0825 Banyuwangi , bersama dengan warga masyarakat setempat, serta turut didukung oleh perangkat desa Wringinrejo Kapten Inf Sumito Pujatmiko, SE menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam proses pembangunan, serta mempererat tali silaturahmi antara TNI dan warga. “Karya bakti ini adalah panggilan moral dan komitmen kami untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Pengurukan pondasi ini adalah langkah awal yang krusial. Dengan semangat gotong royong, kami yakin pembangunan KDKMP ini akan cepat selesai dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Kapten Inf. Sumito Pujatmiko, SE di lokasi. Sekitar 10 anggota TNI bersama sejumlah warga bahu membahu mengangkut dan meratakan material urugan. Semangat kebersamaan terlihat jelas sepanjang kegiatan, di mana seluruh peserta bekerja tanpa mengenal lelah di bawah koordinasi Danramil. Sementara itu, Bapak Muadim, SH mewakili warga, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas partisipasi aktif dari Danramil dan seluruh anggota. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Tenaga dan semangat yang diberikan sangat besar artinya bagi kami. Ini membuktikan bahwa TNI benar-benar dekat dan peduli terhadap kesulitan serta kebutuhan masyarakat,” katanya. Dengan selesainya tahap pengurukan pondasi, diharapkan pembangunan KDKMP dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya sesuai rencana, demi kepentingan dan kesejahteraan bersama. Kegiatan Karya Bakti semacam ini akan terus menjadi agenda rutin Koramil 06 Gambiran sebagai bagian dari pembinaan teritorial.

Komandan Koramil 0825/20 Songgon Gerakkan Momentum Akselerasi Pembangunan Koperasi Desa di Parangharjo

Banyuwangi, Songgon – Dalam langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayahnya, Komandan Koramil 0825/20 Songgon memimpin langsung operasi survei lapangan terpadu untuk memetakan potensi lahan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Parangharjo. Aksi decisif ini menunjukkan komitmen institusi militer dalam turut memberdayakan ekonomi rakyat dan mengakselerasi rencana pembangunan infrastruktur ekonomi lokal yang krusial bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Pada Sabtu siang, 22 November 2025, sekira pukul 10.00 WIB, Tim Pelaksana Pembangunan KDKMP didampingi langsung oleh Kapten Kav Andoko selaku Danramil 0825/20 Songgon beserta jajarannya, yakni Peltu Zainul Arifin dan Sertu Sudarto, memulai rangkaian kegiatan survei intensif di lokasi lahan rencana pembangunan dan kantor Desa Parangharjo. Tim ini bekerja kolaboratif dengan Pejabat Kepala Desa Parangharjo Mohamad Busyairi, perangkat desa, serta pengurus Koperasi KDKMP untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap calon lokasi pembangunan proyek yang dinantikan masyarakat. Selama operasi berlangsung, Tim Pelaksana melaksanakan serangkaian aktivitas teknis yang presisi, mulai dari pengecekan detail lokasi lahan, pengukuran akurat dimensi lahan, hingga koordinasi dan diskusi komprehensif dengan stakeholder terkait. Setiap tahapan dilakukan dengan teliti untuk memastikan fondasi perencanaan KDKMP berdiri kokoh dan sesuai dengan aspirasi komunitas lokal. Dukungan penuh dari Tim Pelaksana menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan amanat pemberdayaan ekonomi desa. Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana yang sangat tertib, lancar, dan aman, mencerminkan profesionalisme semua pihak yang terlibat. Momentum positif ini diharapkan menjadi katalis bagi percepatan realisasi KDKMP Desa Parangharjo, sebuah infrastruktur ekonomi yang akan membuka peluang baru bagi peningkatan daya saing ekonomi masyarakat di Kecamatan Songgon.

Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 1 Kedayunan, Babinsa dan Polisi Turut Dampingi Ratusan Siswa

Banyuwangi, Kabat – Suasana SD Negeri 1 Kedayunan tampak berbeda pada Sabtu (22/11/2025) pagi. Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 berkumpul mengikuti sosialisasi TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan) serta edukasi Anti-Bullying yang digelar di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi upaya nyata dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Kepala Sekolah, Siti Rahayuningsih, SP.d, membuka kegiatan dengan penekanan pentingnya peran sekolah dan orang tua dalam mencegah tindak kekerasan di lingkungan pendidikan. Ia menegaskan bahwa anak-anak perlu dibekali pemahaman sejak dini tentang tindakan yang termasuk kekerasan, dampaknya, serta cara melapor apabila menjadi korban. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari aparat kewilayahan. Babinsa Serda Okto Hetharia dan Bhabinkamtibmas Aiptu Yudi Agung Susianto hadir memberikan penguatan materi terkait disiplin, saling menghargai, hingga pentingnya keberanian siswa melapor bila melihat atau mengalami intimidasi. Kehadiran keduanya membuat suasana penyuluhan lebih interaktif dan mudah dipahami oleh para siswa. Seluruh guru SDN 1 Kedayunan turut mendampingi jalannya sosialisasi, memastikan materi dapat diterima dengan baik oleh para peserta. Sebanyak 117 siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan, menjawab pertanyaan, hingga mempraktikkan simulasi sederhana tentang bagaimana bersikap saat menghadapi perundungan. Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, pihak sekolah berharap tercipta lingkungan belajar yang lebih aman dan ramah anak, serta menumbuhkan budaya saling menghargai di antara seluruh warga sekolah. Kegiatan diakhiri sekitar tengah hari dan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat.

Jalan Sehat LABU CEPER di Kebondalem, Babinsa Ajak Warga Bergerak Lawan Hipertensi

Banyuwangi, Bangorejo – Suasana Minggu pagi, 23 November 2025, di Pendopo Desa Kebondalem terasa lebih hidup dari biasanya. Sekitar 60 warga bersama mahasiswa KKN STIKES Banyuwangi berkumpul mengikuti kegiatan Jalan Sehat LABU CEPER (lakukan gerak tubuh cegah hipertensi). Babinsa Desa Kebondalem, Sertu Eko Widayanto, hadir langsung memberikan dukungan serta memotivasi warga agar semakin peduli pada kesehatan. Kegiatan berjalan sehat ini berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Peserta dari berbagai kalangan tampak antusias, apalagi dengan panduan mahasiswa KKN yang menghidupkan suasana. Program ini bertujuan membiasakan masyarakat untuk tetap aktif bergerak, sebagai langkah sederhana namun efektif dalam menurunkan risiko hipertensi. Sejumlah tokoh desa turut meramaikan kegiatan, di antaranya Kades Kebondalem Bapak Ikhsan SH, Sekdes Kebondalem Bapak Catur, seluruh Kepala Dusun, Dosen STIKES Banyuwangi Bapak Fajri, serta Linmas Bapak Sugeng. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Kebondalem. Dengan terselenggaranya acara ini, Babinsa Sertu Eko Widayanto berharap warga dapat terus menjaga pola hidup sehat dan menjadikan olahraga sebagai rutinitas. Selain bermanfaat bagi kesehatan, kegiatan seperti ini juga mempererat kebersamaan antarwarga dan memperkuat hubungan baik antara Babinsa serta masyarakat

Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi Betis di Desa Kalibaru Kulon! Babinsa dan Warga Sigap Bersihkan Saluran Air

Kalibaru Kulon, Banyuwangi — Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, pada Minggu (23/11/2025) siang, menyebabkan luapan air signifikan hingga menggenangi jalan desa. Peristiwa ini terjadi di Dusun Margo Makmur RT 02 RW 01, Desa Kalibaru Kulon, di mana air meluap dari saluran irigasi yang tidak mampu menampung debit air yang masif. ​​Menurut laporan yang diterima, hujan mulai mengguyur dengan deras sekitar pukul 11.30 WIB. Puncaknya pada pukul 14.00 WIB, air dari saluran irigasi mulai meluap dan menggenangi jalan desa dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa. ​Luapan air ini diduga kuat akibat kombinasi intensitas hujan yang sangat tinggi dan tersumbatnya sebagian saluran irigasi. Kesigapan dan kolaborasi tampak di lokasi kejadian. Babinsa Desa Kalibaru Kulon, Serka Ahmad Fausi, segera bergerak cepat bersama dengan Kepala Dusun Margo Makmur, Ketua RT 02 RW 01, dan seluruh warga masyarakat setempat. ​Pada pukul 14.15 WIB, tim gabungan ini langsung melakukan upaya pembersihan saluran irigasi yang ditemukan dipenuhi sampah. Aksi cepat tanggap ini bertujuan untuk memperlancar kembali aliran air yang terhambat.​Meskipun hujan mulai mereda pada pukul 15.30 WIB, genangan air dilaporkan masih menutupi jalan desa hingga laporan ini dibuat. ​Beruntungnya, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa (personil) maupun kerugian materiil yang dilaporkan.​Situasi dan perkembangan lebih lanjut akan terus dipantau oleh aparat setempat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.

10 Hektar Menghijau: Aksi Tanam Jati Babinsa–Perhutani di Watukebo Demi Warisan Alam Masa Depan

Banyuwangi, Wongsorejo – Upaya menjaga kelestarian lingkungan kembali digencarkan di wilayah Banyuwangi utara. Pada Sabtu (22/11/2025), Perhutani bersama Babinsa, perangkat desa, hingga mahasiswa KKN melaksanakan karya bakti gerakan menanam bibit pohon jati di kawasan hutan petak 5E1.1 RPH Bajulmati, Dusun Krajan, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Total luas lahan yang digarap mencapai 10 hektar. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan apel bersama, dilanjutkan sambutan dari jajaran Perhutani. Usai apel, dilakukan penyerahan simbolis bibit jati dari Perhutani kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Ikatan Istri Karyawan (IIK). Seluruh peserta kemudian mengikuti proses penanaman bibit jati secara serentak di area yang telah dipetakan. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Edi Susanto selaku Waka ADM Banyuwangi, Hari Yadi (Kasi PSDH KPH Banyuwangi Utara), Kasto (Asper Gunung Waru KPRH Bajulmati), Serda Rudi (Babinsa Watukebo), serta Maimun H (Kepala Desa Watukebo). Kegiatan ini juga melibatkan 20 anggota Perhutani, 20 mahasiswa KKN Poltek Perhutani, serta unsur IIK Perhutani. Dalam sambutannya, Waka ADM Banyuwangi, Edi Susanto, menegaskan bahwa kegiatan penghijauan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga ekosistem hutan dan melakukan mitigasi perubahan iklim. Penghijauan dinilai penting untuk mencegah berbagai potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya mewariskan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman, dengan antusiasme peserta yang tinggi selama proses penanaman. Aksi kolaboratif ini diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga dan merawat kawasan hutan di wilayah Banyuwangi.