Kanal
Foto

Disambut Dandim 0825, Kunjungan Kaskogartap III/Surabaya ke Banyuwangi Bahas Stabilitas hingga Pembangunan Daerah

BANYUWANGI – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P. menyambut kedatangan Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap) III/Surabaya Danuri beserta para Pejabat Utama (PJU) dalam kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Selasa (12/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pemkab Banyuwangi tersebut bertujuan mempererat sinergi dan koordinasi antara unsur TNI dengan pemerintah daerah guna mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan wilayah di Kabupaten Banyuwangi. Kedatangan rombongan Kaskogartap III/Surabaya disambut langsung Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan koordinasi lintas sektor, dukungan terhadap pelaksanaan program Pemerintahan, hingga upaya bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif. Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah demi menjaga stabilitas wilayah.Dalam sambutannya, Brigjen TNI (Mar) Danuri, M.Han., menegaskan bahwa kerja sama yang baik antara TNI dan pemerintah daerah merupakan faktor penting dalam menjaga keamanan serta kelancaran pembangunan. Menurutnya, sinergitas yang selama ini terjalin harus terus ditingkatkan agar setiap program pembangunan dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sementara itu, pihak Pemkab Banyuwangi mengapresiasi kunjungan kerja tersebut karena hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan TNI selama ini dinilai berkontribusi besar dalam mendukung penanganan kebencanaan, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cendera mata dan sesi foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan kerja sama antara Kogartap III/Surabaya dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Anggota Koramil 0825/14 Kabat dan Persit Gelar Senam Bersama Forpimka dan Pemdes di Lapangan Kecamatan

Kabat – Suasana Jumat pagi di Lapangan Kecamatan Kabat tampak berbeda pada 28 November 2025. Sejak pukul 06.30 WIB, ratusan peserta dari Koramil 0825/14 Kabat, Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 15, jajaran Forpimka, serta perangkat desa (Pemdes) berkumpul untuk mengikuti kegiatan senam bersama dalam rangka Jumat Sehat. Kegiatan ini berlangsung penuh semangat. Setiap gerakan senam diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta, menciptakan suasana segar dan kompak. Kebersamaan antara TNI, pemerintah kecamatan, dan perangkat desa semakin terasa, menggambarkan sinergi yang kuat dalam menjaga kesehatan sekaligus mempererat hubungan antarinstansi. Menurut penyelenggara, agenda Jumat Sehat ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kebugaran sekaligus membangun kekompakan lintas sektor. Melalui kegiatan sederhana seperti senam pagi, diharapkan tercipta hubungan kerja yang lebih harmonis dan solid. Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai, ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama. Jumat Sehat ini menjadi bukti bahwa kekompakan antara Koramil, Persit, Forpimka, dan Pemdes terus terjaga demi mendukung pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Babinsa Tegalsari Ambil Langkah Ekstrem! Dinding Asap Raksasa Kepung Mojoroto

​Tegalsari – Warga Dusun Mojoroto, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, dikejutkan dengan kehadiran dinding asap tebal yang menyelimuti permukiman mereka pada Jumat (28/11/2025) pagi. Namun, asap tersebut bukanlah tanda bahaya, melainkan upaya sigap dari TNI melalui Babinsa setempat untuk ‘melawan’ ancaman mematikan: Demam Berdarah Dengue (DBD).​Babinsa Desa Tegalsari, Sersan Dua (Serda) Redi Agus Prasetyo, memimpin langsung kegiatan fogging (pengasapan) masif di wilayahnya. Kegiatan ini merupakan respons cepat terhadap potensi penyebaran penyakit DBD yang kerap meningkat di musim penghujan. Serda Redi hadir mendampingi tim pelaksana fogging untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan menjangkau seluruh titik rawan.​Fokus utama kegiatan ini berpusat di Dusun Mojoroto, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari. Dusun ini menjadi prioritas mengingat kepadatan penduduk dan kemungkinan adanya kasus atau potensi sarang nyamuk Aedes aegypti.​Aksi pencegahan DBD ini dilaksanakan pada Hari Jumat, 28 November 2025, dimulai tepat pukul 07.00 WIB hingga selesai. Pemilihan waktu pagi hari dilakukan agar asap fogging lebih efektif dan tidak mengganggu aktivitas utama warga.​Tujuan utama dilaksanakannya fogging ini adalah untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kehadiran Babinsa merupakan bentuk nyata dukungan TNI dalam program kesehatan masyarakat, memastikan lingkungan bebas dari nyamuk pembawa virus.​Serda Redi Agus Prasetyo melaksanakan pendampingan secara intensif. Ia tidak hanya mengawasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga, memberikan edukasi singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan (3M Plus) meskipun sudah dilakukan fogging. Proses fogging sendiri dilakukan oleh tim khusus dengan menyemprotkan insektisida ke area dalam dan luar rumah warga, menciptakan “dinding asap” yang membasmi nyamuk dewasa. ​”Kegiatan fogging ini hanya bersifat membasmi nyamuk dewasa. Kami imbau kepada seluruh warga, meski sudah di fogging, agar tetap rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, mendaur ulang, serta menabur bubuk abate,” tegas Serda Redi di lokasi.

Serka Joko Pitono Dampingi Kegiatan Laksana Pramuka SMAN 1 Tegaldlimo

Banyuwangi – Bati Wanwil Koramil 0825/07 Cluring, Serka Joko Pitono, melaksanakan pendampingan kegiatan Pengembaraan dan Pelantikan Laksana yang diselenggarakan oleh Dewan Ambalan SMAN 1 Tegaldlimo Jum’at, 28 November 2025 Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Pramuka Penegak yang bertujuan membentuk kedisiplinan, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan para peserta didik. Dalam pendampingannya, Serka Joko Pitono memberikan pembinaan mengenai wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta pentingnya menjaga kekompakan dalam setiap rangkaian kegiatan. Serka Joko Pitono juga menekankan agar para peserta mengikuti seluruh tahapan pengembaraan dengan penuh tanggung jawab dan mematuhi petunjuk pembina maupun panitia. Rangkaian pengembaraan hingga pelantikan berjalan dengan tertib dan lancar. Kehadiran aparat Koramil Cluring memberikan rasa aman bagi para peserta serta memastikan kegiatan berlangsung sesuai prosedur, terutama terkait keselamatan dan pengawasan selama berada di lapangan. Peserta tampak antusias mengikuti setiap kegiatan yang telah disiapkan oleh Dewan Ambalan. Pihak SMAN 1 Tegaldlimo bersama para pembina Pramuka menyampaikan apresiasi atas dukungan Koramil Cluring dalam mendampingi kegiatan tersebut. Sinergi antara satuan TNI dan lembaga pendidikan ini diharapkan terus berlanjut dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

Danposramil 22 Licin dan Forpimka Cek Lokasi Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Licin – Dalam rangka mendukung rencana pembangunan dan pengembangan ekonomi kerakyatan, Komando Rayon Militer (Koramil) bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Licin, Kabupaten Banyuwangi, melaksanakan peninjauan langsung lokasi rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan pengecekan lahan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 27 November 2025, dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Peninjauan dilakukan di lahan yang berada di dua desa wilayah Kecamatan Licin, yang telah direncanakan sebagai lokasi pendirian Koperasi Desa Merah Putih. Giat ini dihadiri oleh sejumlah unsur penting di Kecamatan Licin, menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan program ini. Pihak yang hadir antara lain: Camat Licin Bapak Donny, Danposramil 0825-22 Licin Peltu Eman Sukmana, Anggota Polsek Kecamatan Licin, Babinsa Desa Licin Sertu Dedi Sunanto, dan Kepala Desa Licin Danposramil 0825-22 Licin, Peltu Eman Sukmana, bersama Forpimka melakukan pengecekan ini untuk memastikan kesiapan dan kelayakan lokasi pembangunan koperasi yang diharapkan dapat menjadi pilar penggerak perekonomian masyarakat desa setempat. Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan lahan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, menandakan dukungan penuh dari unsur Forkopimka dan pemerintah desa terhadap inisiatif pembangunan koperasi ini.Laporan ini disampaikan untuk menjadi perhatian Yth. Komandan Kodim 0825 Banyuwangi.

Babinsa Koramil 0825/05 Kalibaru Gencarkan Kerja Bakti Antisipasi Banjir

​Kalibaru, Banyuwangi – Dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan intensitas curah hujan, Babinsa Desa Kalibaru Manis dari Koramil 0825/05 Kalibaru, Serka Sutiono, mempelopori kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air (drainase) di Desa Kalibaru Manis. Aksi gotong royong ini dilaksanakan pada hari Selasa, 25 November 2025. ​Kegiatan kerja bakti ini secara khusus berfokus pada area-area saluran air yang berpotensi menjadi titik sumbatan. Serka Sutiono bersama warga bersemangat membersihkan sampah, lumpur, dan material lain yang menghambat laju air. ​”Pembersihan saluran air ini adalah langkah preventif yang sangat penting. Dengan intensitas hujan yang semakin tinggi saat ini, kita harus memastikan aliran air lancar agar tidak terjadi luapan yang bisa menyebabkan banjir. Kesiapsiagaan adalah kunci,” ujar Serka Sutiono di lokasi kerja bakti. ​​Kehadiran Serka Sutiono sebagai Babinsa (Bintara Pembina Desa) tidak hanya sebatas pengawasan, namun juga menjadi motor penggerak partisipasi masyarakat. Inisiatif ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, khususnya Babinsa, dengan elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menghadapi potensi bencana. ​Warga Desa Kalibaru Manis menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kepedulian Babinsa terhadap keselamatan dan kenyamanan warga. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin sebagai upaya berkelanjutan menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah bencana banjir.

10 Hektar Menghijau: Aksi Tanam Jati Babinsa–Perhutani di Watukebo Demi Warisan Alam Masa Depan

Banyuwangi, Wongsorejo – Upaya menjaga kelestarian lingkungan kembali digencarkan di wilayah Banyuwangi utara. Pada Sabtu (22/11/2025), Perhutani bersama Babinsa, perangkat desa, hingga mahasiswa KKN melaksanakan karya bakti gerakan menanam bibit pohon jati di kawasan hutan petak 5E1.1 RPH Bajulmati, Dusun Krajan, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Total luas lahan yang digarap mencapai 10 hektar. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan apel bersama, dilanjutkan sambutan dari jajaran Perhutani. Usai apel, dilakukan penyerahan simbolis bibit jati dari Perhutani kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Ikatan Istri Karyawan (IIK). Seluruh peserta kemudian mengikuti proses penanaman bibit jati secara serentak di area yang telah dipetakan. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Edi Susanto selaku Waka ADM Banyuwangi, Hari Yadi (Kasi PSDH KPH Banyuwangi Utara), Kasto (Asper Gunung Waru KPRH Bajulmati), Serda Rudi (Babinsa Watukebo), serta Maimun H (Kepala Desa Watukebo). Kegiatan ini juga melibatkan 20 anggota Perhutani, 20 mahasiswa KKN Poltek Perhutani, serta unsur IIK Perhutani. Dalam sambutannya, Waka ADM Banyuwangi, Edi Susanto, menegaskan bahwa kegiatan penghijauan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga ekosistem hutan dan melakukan mitigasi perubahan iklim. Penghijauan dinilai penting untuk mencegah berbagai potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya mewariskan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman, dengan antusiasme peserta yang tinggi selama proses penanaman. Aksi kolaboratif ini diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga dan merawat kawasan hutan di wilayah Banyuwangi.

Respons Cepat! Kodim 0825 Banyuwangi Pimpin Karya Bakti Massal Bersihkan Longsor di Gunung Gamping

Banyuwangi, Pesanggaran – Tanah longsor yang terjadi di Bukit Gunung Gamping, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, pada Sabtu (22/11/2025) akibat curah hujan tinggi mendapat respons cepat dari Kodim 0825 Banyuwangi. Pada Minggu pagi (23/11/2025), Koramil 0825/11 Pesanggaran langsung menggelar karya bakti massal bersama aparat gabungan dan ratusan warga untuk membersihkan material longsor yang menutup jalur dan mengancam keselamatan masyarakat sekitar. Kegiatan pembersihan ini dipimpin langsung oleh Danramil Pesanggaran Kapten Arm Edy Tri Santoso, yang terjun bersama delapan anggotanya. Upaya tersebut melibatkan banyak unsur, di antaranya Kepala BNPB Banyuwangi Danang beserta tim, Dinas PU Banyuwangi yang menurunkan alat berat excavator, Destana Desa Sumberagung, Camat Pesanggaran Andik, Kapolsek Pesanggaran yang diwakili Iptu Darmo beserta enam personel, serta Danposal Pancer Letda Suripto dan tiga anggota. Tak kurang dari 250 warga Sumberagung juga turut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut. Kapten Arm Edy Tri Santoso mengatakan bahwa keterlibatan berbagai unsur dalam penanganan longsor ini menunjukkan kuatnya sinergi di wilayah Pesanggaran. “Sejak pagi kami langsung bergerak bersama warga dan instansi terkait. Prioritas kami adalah membuka akses yang tertutup material longsor dan memastikan keamanan masyarakat. Situasi ini membutuhkan kerja cepat dan gotong royong. Alhamdulillah semua pihak bergerak bersama,” ujar Kapten Edy. Ia juga menegaskan bahwa kondisi lereng masih labil sehingga personel di lapangan diminta tetap berhati-hati. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, karena cuaca masih tidak menentu dan potensi longsor susulan tetap ada. Kodim 0825 akan terus bersiaga membantu sampai situasi benar-benar aman,” tambahnya. Aksi pembersihan yang dilakukan sejak pagi tersebut melibatkan kerja manual dan alat berat untuk mempercepat penanganan. Material tanah dan batu yang menutup akses jalan secara bertahap berhasil disingkirkan. Tim gabungan terus berkoordinasi untuk memastikan jalur yang terdampak dapat digunakan kembali tanpa membahayakan pengguna. kegiatan karya bakti yang masih terus berlangsung dan dipantau langsung oleh unsur Forkopimcam. Kodim 0825 Banyuwangi mengapresiasi kekompakan seluruh pihak serta menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat di situasi darurat kebencanaan.

Kolaborasi Tanpa Batas: Dandim 0825 dan Dinsos PPKB Banyuwangi Genjot Quick Win untuk Kesejahteraan Keluarga

Banyuwangi – Dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektor, Kodim 0825/Banyuwangi bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Banyuwangi resmi menggelar koordinasi strategis untuk mendukung program Quick Win Kementerian Dalam Negeri. Pertemuan yang berlangsung di Banyuwangi ini menghadirkan Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., serta Kepala Dinas Sosial PPKB Kabupaten Banyuwangi, Heni Setyorini, AP, M.Si., guna memastikan percepatan berbagai program sosial dan pemberdayaan keluarga di daerah. Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menegaskan bahwa TNI siap menjadi mitra kerja aktif dalam mendukung program-program pemerintah, terutama yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Quick Win memerlukan kolaborasi nyata antara aparat teritorial dan dinas terkait agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan cepat, tepat, dan terukur. Sementara itu, Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi, Heni Setyorini, menekankan pentingnya penguatan peran mitra kerja dalam upaya pemberdayaan perempuan, keluarga, serta perlindungan sosial. Ia menjelaskan bahwa kerja sama dengan Kodim menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pelayanan, termasuk sosialisasi dan pendampingan program yang berkaitan dengan ketahanan keluarga. “Kami percaya, sinergi ini akan membawa dampak besar bagi percepatan layanan publik,” ujarnya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ibu Dandim 0825/Banyuwangi, Ny. Dian Rahmawati Tryadi Indrawijaya, yang memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program pemberdayaan keluarga. Dengan terbangunnya komitmen bersama antara Dinsos PPKB dan Kodim 0825/Banyuwangi, pemerintah daerah optimistis bahwa implementasi Quick Win Kemendagri dapat memberikan hasil maksimal bagi masyarakat Banyuwangi.

“Harapan yang Datang di Tengah Kesulitan” — 532 Warga Karangrejo Terima Bantuan Pangan dari Bulog Banyuwangi

Banyuwangi, Karangrejo — Di sebuah aula sederhana di Kelurahan Karangrejo, Kamis (20/11/2025), ratusan warga tampak duduk rapi menunggu nama mereka dipanggil. Di wajah mereka tersimpan berbagai cerita—tentang perjuangan hidup, tentang kesabaran, dan tentang harapan yang tidak pernah padam. Hari itu, sebanyak 532 warga Karangrejo menerima bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan itu mungkin tampak biasa bagi sebagian orang, tetapi sangat berarti bagi mereka yang menerimanya. Untuk sebagian ibu rumah tangga, beras itu adalah jaminan bahwa anak-anak mereka bisa makan dengan tenang beberapa minggu ke depan. Untuk para lansia, minyak goreng itu menjadi simbol kepedulian bahwa mereka tidak sendirian melewati hari-hari sulit. “Alhamdulillah, ini sangat membantu. Akhir tahun biasanya kebutuhan banyak, jadi bantuan ini seperti rezeki tak terduga,” ujar seorang ibu sambil menahan haru saat memeluk erat karung beras yang baru ia terima. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 13.45 WIB ini disaksikan langsung oleh Lurah Karangrejo, Susiana, Babinsa Karangrejo Serka Rahmat, serta pegawai Bulog Banyuwangi. Semua petugas tampak bekerja dengan senyum dan kesabaran, memastikan setiap warga dilayani tanpa kecuali. Dalam balutan seragam dinasnya, Serka Rahmat membantu mengangkat beras untuk seorang nenek yang datang seorang diri. Setiap gerakan kecil itu begitu berarti. “Kami ingin memastikan semua warga dapat bantuan dengan layak, aman, dan manusiawi,” ujarnya. Aula itu bukan sekadar tempat penyaluran bantuan. Hari itu, aula itu menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah dan masyarakat; antara mereka yang membantu dan mereka yang membutuhkan; antara rasa peduli dan rasa syukur. Tidak ada keributan, tidak ada keluhan. Yang terdengar hanya suara panggilan nama, deru langkah warga yang pulang membawa harapan, serta ucapan terima kasih yang keluar dari hati terdalam. Penyaluran bantuan selesai dengan lancar, aman, dan penuh kehangatan. Di tengah segala kesulitan hidup, hari itu menjadi pengingat bahwa kepedulian—meski sederhana—mampu menguatkan banyak hati.