Ribuan Warga Kalibaru Tumpah Ruah! Jalan Sehat Meriah Peringati HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025

Kalibaru, Banyuwangi – Suasana meriah menyelimuti Kecamatan Kalibaru hari ini, Sabtu (29/11/2025), saat ribuan peserta dari berbagai kalangan—mulai dari guru, siswa-siswi, hingga masyarakat umum—membanjiri SMPN 1 Kalibaru untuk mengikuti Jalan Sehat Akbar. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025. Acara yang dimulai tepat pukul 06.30 WIB ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah dan aparat keamanan terhadap peran guru dan pendidikan. Tampak hadir antara lain Plt. Camat Kalibaru (H. M. Luqman, S.Sos., MBA., M.M), Kapolsek Kalibaru (AKP Achmad Junaidi, S.H.), perwakilan dari Danramil 0825/05 Kalibaru (Serka Ahmad Fausi), serta seluruh Kepala Desa Se-Kecamatan Kalibaru. Ketua PGRI Kabupaten Banyuwangi, Darman, S.Pd, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara guru, siswa, dan masyarakat dalam memajukan kualitas pendidikan. ”Perayaan HUT PGRI ke-80 dan HGN tahun ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi momentum untuk merefleksikan kembali dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa. Semangat kebersamaan yang kita lihat hari ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama untuk masa depan pendidikan yang lebih cerah,” ujar Ketua PGRI Cabang Kalibaru, Mahmudi, S.Pd,SD, menambahkan semangat. Jalan sehat resmi dilepas oleh Plt. Camat Kalibaru, H. M. Luqman, S.Sos., MBA., M.M. Rute yang ditempuh membentang dari SMPN 1 Kalibaru ke timur, melintasi Kantor Pegadaian, berlanjut ke selatan melewati Jalan Raya Jember-Banyuwangi menuju SDN 4 Kalibaru Wetan, hingga akhirnya berputar kembali melewati simpang tiga Stasiun Kalibaru dan finish di SMPN 1 Kalibaru. Sepanjang rute, keceriaan terpancar dari wajah para peserta. Puncak acara adalah momen yang paling ditunggu: pembagian door prize. Berbagai hadiah menarik dibagikan, menambah antusiasme dan semarak perayaan.Kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar berkat pengamanan yang solid dari personel Polsek Kalibaru (5 orang), Koramil 0825-05/Kalibaru (1 orang), dan Linmas (5 orang).
Kunci Sukses Pembangunan Kalibaru: Jajaran Forkopimcam, Kades, dan Tokoh Agama Duduk Bersama dalam “NGOPI SYAHDU”

Kalibaru, Banyuwangi – Sinergi dan kolaborasi antar instansi di Kecamatan Kalibaru semakin diperkuat melalui kegiatan informal yang dikemas apik dalam tema “NGOPI SYAHDU” (Ngumpul, Obrol, Pikir, Implementasi, Sinergi, Yakin, Amanah, Harmonis, Terpadu). Acara yang berlangsung pada hari Kamis, 27 November 2025, mulai pukul 08.00 WIB ini memilih lokasi yang sejuk dan asri di Perkebunan Sumberwuni, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar pikiran dan menyamakan persepsi dalam rangka implementasi program pembangunan di Kalibaru. Acara NGOPI SYAHDU dihadiri lengkap oleh berbagai elemen penting di Kecamatan Kalibaru, menunjukkan komitmen bersama terhadap kemajuan wilayah. Kehadiran tersebut meliputi: Dalam suasana santai namun produktif, para hadirin berdiskusi mengenai berbagai isu strategis, dengan fokus pada penguatan sinergi, implementasi program yang terpadu, serta menjaga situasi yang aman dan harmonis di lingkungan Kecamatan Kalibaru. Kegiatan “NGOPI SYAHDU” ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang efektif dalam membangun komunikasi dua arah dan menguatkan soliditas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan sektor swasta, demi tercapainya Kalibaru yang lebih maju dan amanah.
Babinsa Koramil 0825/05 Kalibaru Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Kebonrejo Berjalan Tepat Sasaran

Banyuwangi, 26 November 2025 – Peran TNI Angkatan Darat sebagai penggerak stabilitas wilayah tidak hanya terbatas pada sektor keamanan. Hal ini dibuktikan oleh aksi nyata Serda Agus Muryadi, Babinsa Koramil 0825/05 Kalibaru, yang pada hari Rabu, 26 November 2025, secara intensif melaksanakan kegiatan monitoring pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Desa Kebonrejo. Kegiatan monitoring ini dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan sarana vital ekonomi rakyat ini berjalan sesuai rencana, transparan, dan terhindar dari potensi hambatan. ”Kehadiran kami di sini adalah wujud dukungan penuh TNI terhadap program penguatan ekonomi desa,” ujar Serda Agus Muryadi di sela-sela kegiatannya. “Pembangunan Koperasi Merah Putih ini adalah fondasi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kebonrejo. Kami akan terus mengawal agar kualitas dan ketepatan waktu proyek ini terjamin, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh warga.” Pembangunan KDKMP ini merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput. Dengan pengawasan ketat dari Babinsa, diharapkan proyek ini dapat diselesaikan secara optimal, menjadi sentra kegiatan ekonomi yang sehat, dan pada akhirnya mampu menopang kemandirian finansial Desa Kebonrejo. Monitoring ini juga menjadi jembatan komunikasi antara pelaksana proyek, pemerintah desa, dan masyarakat, di mana segala masukan dan kendala dapat dikoordinasikan secara cepat.
Babinsa Koramil 0825/05 Kalibaru Gencarkan Kerja Bakti Antisipasi Banjir

Kalibaru, Banyuwangi – Dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan intensitas curah hujan, Babinsa Desa Kalibaru Manis dari Koramil 0825/05 Kalibaru, Serka Sutiono, mempelopori kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air (drainase) di Desa Kalibaru Manis. Aksi gotong royong ini dilaksanakan pada hari Selasa, 25 November 2025. Kegiatan kerja bakti ini secara khusus berfokus pada area-area saluran air yang berpotensi menjadi titik sumbatan. Serka Sutiono bersama warga bersemangat membersihkan sampah, lumpur, dan material lain yang menghambat laju air. ”Pembersihan saluran air ini adalah langkah preventif yang sangat penting. Dengan intensitas hujan yang semakin tinggi saat ini, kita harus memastikan aliran air lancar agar tidak terjadi luapan yang bisa menyebabkan banjir. Kesiapsiagaan adalah kunci,” ujar Serka Sutiono di lokasi kerja bakti. Kehadiran Serka Sutiono sebagai Babinsa (Bintara Pembina Desa) tidak hanya sebatas pengawasan, namun juga menjadi motor penggerak partisipasi masyarakat. Inisiatif ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, khususnya Babinsa, dengan elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menghadapi potensi bencana. Warga Desa Kalibaru Manis menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kepedulian Babinsa terhadap keselamatan dan kenyamanan warga. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin sebagai upaya berkelanjutan menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah bencana banjir.
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi Betis di Desa Kalibaru Kulon! Babinsa dan Warga Sigap Bersihkan Saluran Air

Kalibaru Kulon, Banyuwangi — Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, pada Minggu (23/11/2025) siang, menyebabkan luapan air signifikan hingga menggenangi jalan desa. Peristiwa ini terjadi di Dusun Margo Makmur RT 02 RW 01, Desa Kalibaru Kulon, di mana air meluap dari saluran irigasi yang tidak mampu menampung debit air yang masif. Menurut laporan yang diterima, hujan mulai mengguyur dengan deras sekitar pukul 11.30 WIB. Puncaknya pada pukul 14.00 WIB, air dari saluran irigasi mulai meluap dan menggenangi jalan desa dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa. Luapan air ini diduga kuat akibat kombinasi intensitas hujan yang sangat tinggi dan tersumbatnya sebagian saluran irigasi. Kesigapan dan kolaborasi tampak di lokasi kejadian. Babinsa Desa Kalibaru Kulon, Serka Ahmad Fausi, segera bergerak cepat bersama dengan Kepala Dusun Margo Makmur, Ketua RT 02 RW 01, dan seluruh warga masyarakat setempat. Pada pukul 14.15 WIB, tim gabungan ini langsung melakukan upaya pembersihan saluran irigasi yang ditemukan dipenuhi sampah. Aksi cepat tanggap ini bertujuan untuk memperlancar kembali aliran air yang terhambat.Meskipun hujan mulai mereda pada pukul 15.30 WIB, genangan air dilaporkan masih menutupi jalan desa hingga laporan ini dibuat. Beruntungnya, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa (personil) maupun kerugian materiil yang dilaporkan.Situasi dan perkembangan lebih lanjut akan terus dipantau oleh aparat setempat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.
745 Pelajar TK dan KB Banjiri Kalibaru dalam Lomba Mewarnai “Pelangi Karya Untuk Guruku” Sambut Hari Guru Nasional

Banyuwangi, Kalibaru – Ratusan wajah ceria anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Kalibaru memadati Kantor Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Miftahun Najah pada hari Sabtu, 22 November 2025. Sebanyak 745 peserta, terdiri dari 700 pelajar TK dan 45 pelajar KB, berkompetisi dalam lomba mewarnai bertajuk “Pelangi Karya Untuk Guruku.” Acara ini diselenggarakan oleh Sekolah Alam Miftahun Najah dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Guru Nasional Tahun 2025. Antusiasme peserta terlihat jelas sejak pukul 07.00 WIB, mengubah lokasi di Dusun Margo Makmur, Desa Kalibaru Kulon, menjadi lautan warna dan kreativitas. Keberhasilan dan kelancaran kegiatan ini didukung penuh oleh personel pengamanan gabungan. Babinsa Desa Kalibaru Kulon, Serka Ahmad Fausi, bersama Bhabinkamtibmas, Brigpol Wahyu Aris Indiarto, dan enam Anggota Linmas Desa Kalibaru Kulon, bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban. ”Kami bersyukur, acara berlangsung tertib dan aman. Sinergi antara TNI, Polri, dan Linmas sangat penting, apalagi ini melibatkan banyak anak-anak usia dini,” ujar Serka Ahmad Fausi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di Kalibaru. Kepala Desa Kalibaru Kulon, Bapak Imam Syafi’i, hadir memberikan dukungan, bersama dengan Pimpinan PKBM Miftahun Najah, Dr. Rizal Dofir, S.S., M. Pd., serta para Kepala Sekolah dan Guru TK/KB se-Kecamatan Kalibaru. Acara dibuka secara khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia dan Pimpinan PKBM Miftahun Najah. Setelah pembacaan doa, ratusan kuas dan pensil warna bergerak serempak, menuangkan imajinasi anak-anak sebagai wujud kasih sayang mereka kepada guru. ”Kegiatan ini bukan hanya ajang lomba, tapi juga sarana edukasi dan menanamkan nilai-nilai kreativitas sejak dini, sekaligus momen apresiasi untuk para guru,” jelas Dr. Rizal Dofir. Lomba mewarnai “Pelangi Karya Untuk Guruku” ini menjadi bukti nyata bahwa semangat menyambut Hari Guru Nasional 2025 di Kecamatan Kalibaru begitu meriah dan penuh warna.

