Tinjau Penyaluran Bansos di Banyuwangi, Anggota DPR RI Sumail Abdullah Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Glagah – Kunjungan kerja dilakukan Anggota Komisi IV DPR RI H. Sumail Abdullah ke Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Pangan berupa beras dan minyak goreng dari Perum Bulog kepada sebanyak 334 penerima manfaat. Penyaluran dimulai pukul 13.00 WIB di kantor desa setempat. Sekitar pukul 14.00 WIB, H. Sumail Abdullah tiba di lokasi dan disambut oleh Kepala Desa Kemiren, Mohamad Arifin, S.E., beserta jajaran perangkat desa. Dalam sambutannya, Kades Kemiren menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Komisi IV DPR RI, yang telah melakukan pemantauan langsung terhadap program bantuan pangan untuk masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, H. Sumail Abdullah menegaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan kuantitas Bansos benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. Ia menyampaikan bahwa pihaknya ingin melihat secara nyata apakah masyarakat masih mengalami kekurangan pangan, sekaligus memastikan bahwa bantuan yang disalurkan layak dikonsumsi dan tepat sasaran. Ia juga mendoakan agar Presiden diberi kesehatan dan kekuatan dalam membawa Indonesia menuju swasembada pangan. Kegiatan penyaluran Bansos ini juga dihadiri sejumlah pihak, di antaranya Ir. H. Naufal Badri (Anggota DPRD Banyuwangi F-Gerindra), Dwiana Puspitasari (Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi), Suwandono (Ketua PAC Gerindra Glagah), Agus Yuliono (Bapanas), serta Serka Andik Prasetyo selaku Babinsa Kemiren. Hadir pula staf Bulog, perangkat desa, dan tokoh masyarakat yang turut menyaksikan jalannya kegiatan. Setelah meninjau dan berdialog dengan warga penerima manfaat, H. Sumail Abdullah mengakhiri kunjungannya pada pukul 14.40 WIB. Kegiatan penyaluran Bansos kemudian ditutup pada pukul 15.00 WIB. Melalui kunjungan ini, diharapkan distribusi bantuan pangan dari Bulog dapat berjalan lebih transparan, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banyuwangi.
Babinsa Koramil Songgon Kawal Ketat Penyaluran BLTS Kesra: 531 Warga Sumberarum Terima Bantuan Di Bawah Pengawasan TNI

Songgon, Banyuwangi – Membuktikan komitmen TNI sebagai pelindung dan pengayom rakyat, Sersan Kepala Edy Mulyono selaku Babinsa Desa Sumberarum Koramil 0825/20 Songgon turun langsung mengawal pendampingan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) kepada 531 warga. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Desa Sumberarum, Selasa pagi (25/11/2025) pukul 08.00 WIB hingga selesai ini menandai peran strategis Babinsa sebagai garda terdepan yang memastikan bantuan sosial pemerintah tepat sasaran dan bebas dari praktik penyelewengan. Kehadiran Serka Edy Mulyono dalam pendampingan penyaluran BLTS Kesra bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata fungsi territorial TNI dalam menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Bersinergi dengan Sri Murti selaku Sekretaris Desa Sumberarum, Briptu Satrio dari Babhinkamtibmas Polsek Songgon, Yuli W sebagai Pendamping PKH, perangkat desa, serta petugas Kantor Pos Indonesia, Babinsa Koramil Songgon memastikan setiap tahapan penyaluran bantuan berjalan transparan dan akuntabel. Pengawalan ketat oleh aparat TNI-Polri ini memberikan jaminan keamanan sekaligus kepercayaan publik bahwa program bantuan sosial benar-benar sampai ke tangan rakyat yang berhak. Menanggapi keberhasilan pendampingan ini, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kavaleri Andoko memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Babinsa yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Kehadiran Babinsa dalam setiap program pemerintah yang menyentuh langsung hajat hidup rakyat adalah bukti bahwa TNI tidak pernah lepas tangan dari persoalan kesejahteraan masyarakat. Serka Edy Mulyono telah menunjukkan bahwa Babinsa bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi jembatan kepercayaan antara pemerintah dan rakyat,” tegas Kapten Andoko. Danramil Songgon juga menekankan bahwa pendampingan BLTS Kesra merupakan bagian integral dari tugas pembinaan territorial yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas. Penyaluran BLTS Kesra yang diawali dengan pembukaan, sambutan Sekretaris Desa Sumberarum, pembacaan doa, hingga proses distribusi bantuan oleh petugas Kantor Pos Indonesia berlangsung dalam suasana tertib, lancar, dan aman. Keberhasilan kegiatan ini mempertegas peran vital Babinsa sebagai ujung tombak TNI di lapangan yang senantiasa hadir mendampingi rakyat dalam setiap program pembangunan dan pemberdayaan. Aksi nyata Serka Edy Mulyono dan dukungan penuh dari Danramil Songgon kembali membuktikan bahwa TNI adalah tentara rakyat yang tak pernah absen dari tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.
Babinsa Koramil Songgon Kawal Ketat Distribusi Bansos: 738 Warga Desa Bayu Terima Bantuan Pangan

Songgon, Banyuwangi – Dalam upaya memastikan tepat sasaran dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial, Kopka Zarkoni selaku Babinsa Koramil 0825/20 Songgon turun langsung mendampingi distribusi bantuan pangan periode Oktober-November 2025 di Desa Bayu, Senin (24/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Desa Bayu sejak pukul 09.30 WIB ini melibatkan 738 keluarga penerima manfaat, menandai komitmen TNI dalam mengawal program kesejahteraan rakyat hingga ke tingkat desa. Kepala Desa Bayu, Yulia Herlia S.T., secara simbolis menyerahkan bantuan pangan kepada perwakilan warga di hadapan Pendamping Bansos Kecamatan Hasan Bisri, seluruh Kepala Dusun, serta ratusan warga yang hadir. Pendampingan intensif Babinsa memastikan mekanisme distribusi berjalan transparan dan tertib, menghindari potensi penyimpangan yang kerap terjadi dalam penyaluran bantuan sosial. Kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali membuktikan peran strategis Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial sekaligus pengawal program pemerintah. “Pendampingan Babinsa dalam penyaluran bansos sangat krusial untuk menjamin bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak. Ini bentuk nyata sinergitas TNI dengan pemerintah desa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kaveleri Andoko, saat dikonfirmasi wartawan. Ia menegaskan bahwa seluruh Babinsa di wilayah binaannya mendapat instruksi ketat untuk hadir dan aktif dalam setiap kegiatan strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Penyaluran bantuan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti. Kepercayaan masyarakat terhadap TNI sebagai institusi yang dapat diandalkan semakin menguat, khususnya di era digital yang menuntut transparansi dan akuntabilitas maksimal dalam setiap program bantuan pemerintah. Keberhasilan pendampingan ini diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan bebas dari praktik korupsi.
Babinsa Jadi Pusat Perhatian Saat Ratusan Warga Serbu Bantuan Pangan di Rejosari, Ada Apa?

Banyuwangi, Glagah– Penyaluran bantuan pangan di Balai Desa Rejosari pada Jumat (21/11/2025) berlangsung berbeda dari biasanya. Selain antusiasme ratusan warga, kehadiran Babinsa Rejosari menjadi sorotan karena perannya yang cukup menonjol dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan tanpa hambatan. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menyalurkan bantuan pangan untuk dua bulan, berupa 2 karung beras seberat 10 kg dan 4 kantong minyak goreng 1 liter kepada 268 penerima manfaat. Bantuan diserahkan langsung oleh petugas Bulog yang hadir dengan formasi penuh, yakni lima personel. Dalam acara yang dibuka secara resmi oleh perangkat desa, Kepala Desa Rejosari menyampaikan sambutan terkait pentingnya ketahanan pangan bagi masyarakat. Seusai itu, jajaran perangkat desa dan petugas Bulog menggelar sesi foto bersama sebelum memasuki inti kegiatan, yaitu penyaluran bantuan. Namun, yang paling menarik perhatian warga adalah peran Babinsa Rejosari, yang sejak awal tampak aktif mengatur alur penerimaan, memastikan keamanan lokasi, hingga membantu lansia dan warga yang kesulitan membawa bantuan. Kehadirannya membuat warga merasa lebih nyaman dan kegiatan berjalan lebih cepat serta teratur. Hingga akhir kegiatan, proses penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar, tanpa kendala berarti. Kolaborasi antara perangkat desa, Bulog, dan Babinsa menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut.
318 Warga Kepatihan Terima BLTS, Babinsa Kelurahan Kepatihan Serka Rachmat Hidayat Pastikan Penyaluran Aman dan Tertib

Banyuwangi – Sebanyak 318 warga Kelurahan Kepatihan menerima Bap Langsung Tunai Sementara (BLTS) yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia Cabang Banyuwangi, Sabtu (22/11/2025). Penyaluran berlangsung di Aula Kelurahan Kepatihan, Jalan Ikan Cakalang, Kecamatan Banyuwangi. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pada 09.30 WIB. Warga terlihat mulai berdatangan sejak pagi dan antre secara tertib untuk melakukan verifikasi data sebelum menerima bantuan. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Kepatihan Iwan Hadi Wibowo, Babinsa Kelurahan Kepatihan Serka Rachmat Hidayat, empat petugas dari PT Pos Indonesia, serta staf kelurahan yang membantu jalannya penyaluran. Serka Rachmat Hidayat, yang turut mengawal kegiatan, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik tanpa ada kericuhan. “Kami dari Babinsa memastikan kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan tidak ada kendala. Warga juga sangat kooperatif, antre dengan rapi, dan mengikuti arahan petugas,” ujar Serka Rachmat Hidayat saat ditemui di lokasi. Ia juga menyampaikan apresiasi atas koordinasi antara pihak kelurahan dan PT Pos sehingga proses penyaluran berjalan cepat. “Sinergi antara kelurahan, petugas Pos, dan unsur keamanan sangat baik. Dengan sistem pemanggilan nama, penyaluran berjalan lebih efisien dan tidak menimbulkan kerumunan,” tambahnya. Sementara itu, Lurah Kepatihan Iwan Hadi Wibowo mengatakan bahwa BLTS ini diharapkan dapat meringankan beban warga. Ia memastikan penerima bantuan adalah warga yang telah terverifikasi dan sesuai kriteria. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Seluruh warga penerima BLTS berhasil dilayani tanpa hambatan berarti.

