Dandim 0825/Banyuwangi Dampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Laksanakan Kunjungan Kerja di Banyuwangi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

BANYUWANGI – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P.mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik IndonesiaProf. Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. dalam rangka kunjungan kerja di Kabupaten Banyuwangi, Kamis (14/05/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada penguatan ketahanan pangan Nasional, pemberdayaan Petani dan Nelayan, serta penyaluran bantuan sosial kepada Masyarakat di sejumlah titik wilayah Banyuwangi. Dalam agenda kunjungan itu, Dandim 0825/Banyuwangi bersama unsur Forkopimda menghadiri kegiatan Sarasehan Penguatan Ketahanan Pangan di Pondok Pesantren Ibnu Sina, Kecamatan Genteng. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, ulama, pengasuh pondok pesantren, pengurus NU, hingga para pelaku usaha di Banyuwangi. Wakil Bupati Banyuwangi menyampaikan bahwa Banyuwangi saat ini menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Jawa Timur dengan surplus produksi beras yang terus meningkat setiap tahunnya Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan Pemerintah terus memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai pondasi utama ketahanan pangan Nasional. Pemerintah juga berkomitmen menjaga harga gabah petani, mempermudah distribusi pupuk, serta memperkuat koperasi desa dan program kampung nelayan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Dandim 0825/Banyuwangi dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan TNI AD terhadap program Pemerintah guna menjaga stabilitas pangan dan mendukung kesejahteraan rakyat.
Kasdim 0825/Banyuwangi Kawal Pemberangkatan Jamaah Haji, Suasana Haru Iringi Keberangkatan ke Tanah Suci

BANYUWANGI – Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto mewakili Dandim 0825/Banyuwangi menghadiri sekaligus memantau kegiatan pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Selasa malam (12/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, unsur Forkopimda, jajaran Kementerian Agama, tokoh agama, hingga para keluarga jamaah. Sebanyak 752 calon jamaah haji mengikuti prosesi pemberangkatan dengan pengamanan dan pengawalan ketat demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Dalam sambutannya, Bupati Banyuwangi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ia menjelaskan, total jamaah haji asal Banyuwangi tahun ini mencapai 1.312 orang yang terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Pada pemberangkatan malam itu, Kloter 84 dan 85 dengan jumlah 550 jamaah resmi diberangkatkan menuju embarkasi sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci Mekkah. Bupati juga mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga nama baik Indonesia dengan mematuhi seluruh aturan selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan rombongan calon jamaah haji oleh Bupati Banyuwangi bersama Forkopimda pada pukul 20.45 WIB. Selanjutnya para jamaah memasuki bus masing-masing, dilanjutkan pembacaan doa dan kumandang adzan sebelum prosesi pemberangkatan resmi dilakukan pada pukul 21.25 WIB. Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menegaskan kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran pelayanan masyarakat, khususnya dalam momentum penting pemberangkatan jamaah haji. Hingga kegiatan berakhir pada pukul 21.30 WIB, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Disambut Dandim 0825, Kunjungan Kaskogartap III/Surabaya ke Banyuwangi Bahas Stabilitas hingga Pembangunan Daerah

BANYUWANGI – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P. menyambut kedatangan Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap) III/Surabaya Danuri beserta para Pejabat Utama (PJU) dalam kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Selasa (12/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pemkab Banyuwangi tersebut bertujuan mempererat sinergi dan koordinasi antara unsur TNI dengan pemerintah daerah guna mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan wilayah di Kabupaten Banyuwangi. Kedatangan rombongan Kaskogartap III/Surabaya disambut langsung Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan koordinasi lintas sektor, dukungan terhadap pelaksanaan program Pemerintahan, hingga upaya bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif. Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah demi menjaga stabilitas wilayah.Dalam sambutannya, Brigjen TNI (Mar) Danuri, M.Han., menegaskan bahwa kerja sama yang baik antara TNI dan pemerintah daerah merupakan faktor penting dalam menjaga keamanan serta kelancaran pembangunan. Menurutnya, sinergitas yang selama ini terjalin harus terus ditingkatkan agar setiap program pembangunan dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sementara itu, pihak Pemkab Banyuwangi mengapresiasi kunjungan kerja tersebut karena hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan TNI selama ini dinilai berkontribusi besar dalam mendukung penanganan kebencanaan, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cendera mata dan sesi foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan kerja sama antara Kogartap III/Surabaya dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri FGD IJTI: Dorong Penguatan Etika Jurnalistik di Era Digital

Banyuwangi — Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Peradaban Positif di Era Digital: Memahami Kerja dan Etika Jurnalisme Profesional” yang digelar di Hotel Santika Banyuwangi, Sabtu (6/12/2025). Kegiatan yang merupakan rangkaian MUSKORDA II Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Banyuwangi ini diikuti sekitar 100 peserta dan dihadiri jajaran pejabat penting, termasuk Dewan Pers, Kapolresta Banyuwangi, dan unsur Forkopimda. FGD dibuka dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta penyematan udeng khas Banyuwangi kepada tamu VIP. Ketua Panitia, Aris Heri Utomo, menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi jurnalis televisi di tengah derasnya produksi konten digital yang tak selalu sesuai kaidah jurnalistik. Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menambahkan bahwa profesionalisme media menjadi salah satu faktor yang menjaga stabilitas keamanan dan reputasi Banyuwangi di mata nasional. Ketua IJTI, Herik Kurniawan, dalam sambutannya menekankan bahwa media sosial tidak bisa disamakan dengan kerja jurnalistik profesional, karena jurnalis wajib menyajikan informasi secara utuh dan tidak mengambang. Senada, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers, Muhammad Jazuli, mengingatkan bahwa industri media tengah berada dalam turbulensi internal dan eksternal, termasuk derasnya pengaruh teknologi AI. Karena itu, FGD dinilai penting untuk memperkuat kapasitas jurnalis agar tetap menjadi penyeimbang informasi. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Asisten I Kesra Banyuwangi, M.Y Bramuda, yang hadir mewakili Bupati Banyuwangi. MUSKORDA IJTI ke-2 ini juga menjadi momentum pemilihan Ketua IJTI Korda Banyuwangi periode berikutnya, di mana Syamsul Arifin atau Bono disebut sebagai kandidat terkuat. Melalui forum ini, IJTI berharap dapat melahirkan jurnalis yang lebih independen, profesional, dan mampu menjaga kualitas literasi publik di tengah derasnya disrupsi digital.
Tragedi Sungai Badeng: Warga Terseret Arus Deras, Operasi Pencarian Melibatkan TNI-POLRI

SONGGON, BANYUWANGI – Musibah menghantam Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (5/12/2025) sore. Ponirin (50), warga Dusun Sumberagung RT 5/RW 6, dilaporkan hanyut terseret arus sungai Badeng yang meluap akibat hujan deras. Korban yang berprofesi sebagai wiraswasta tengah memecah batu di tengah sungai dekat area Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Dusun Sumberasih, Desa Sumberarum, ketika air tiba-tiba meluap dengan debit tinggi sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam sekejap, Ponirin terseret arus tanpa sempat menyelamatkan diri. Respons cepat langsung ditunjukkan oleh aparat gabungan TNI-Polri. Peltu Zainul Arifin selaku Bintara Pembina Desa Tituler (Batituud) Koramil 0825/20 Songgon memimpin tim Babinsa yang terdiri dari Serma Bagus Ismoko (Babinsa Desa Sumberbulu), Sertu Sudarto, dan Kopka Zarkoni. Mereka bergerak sigap bersama Polsek Songgon yang dipimpin AKP Pudji Wahyono SH beserta jajaran Aiptu Rudi Widiyanto (Kanit Intelkam), Aipda Samsum (Kanit Propam), dan Bripka Ahmad Fatoni (Babinkamtibmas). Operasi pencarian melibatkan warga sekitar yang turut menggeledah sepanjang aliran sungai hingga petang menjelang. Kondisi sungai yang meluap dan arus deras menjadi tantangan utama dalam operasi SAR dadakan ini. Tim gabungan menyisir area sungai Badeng dengan penuh kehati-hatian, namun pencarian terpaksa dihentikan sementara saat malam mulai gelap demi keselamatan personel. Kemungkinan besar korban tenggelam dan terbawa arus hingga radius yang cukup jauh dari lokasi kejadian. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (6/12/2025) pagi dengan kekuatan penuh dan peralatan yang lebih memadai. “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Anggota Koramil Songgon, khususnya Batituud dan para Babinsa kami telah bergerak cepat sejak laporan diterima. Ini menunjukkan komitmen TNI dalam pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat,” tegas Kapten Kaveleri Andoko, Komandan Koramil (Danramil) 0825/20 Songgon. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Polsek Songgon dan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk menemukan korban. Saya juga menghimbau warga agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, apalagi saat musim hujan seperti ini. Keselamatan adalah prioritas utama,” imbuhnya dengan nada tegas namun penuh empati. ~Kodim Banyuwangi semakin produktif, Produktif, Bhirawaanoraga.
Pemdes Pendarungan Gelar Tasyakuran Pembangunan Koperasi Merah Putih, Warga Sambut Antusias

Banyuwangi – Suasana penuh keakraban dan kekhidmatan menyelimuti Dusun Kertosari, Desa Pendarungan, Kecamatan Kabat, pada Jumat (5/12/2025). Pemerintah Desa Pendarungan menggelar acara tasyakuran sebagai bentuk syukur atas dimulainya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, sebuah fasilitas yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut. Acara tasyakuran ini turut dihadiri Danramil 0825/14 Kabat, Bati Tuud, Babinsa, Kepala Desa Pendarungan, serta masyarakat sekitar yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Kehadiran unsur TNI bersama perangkat desa menunjukkan soliditas dan dukungan bersama terhadap pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Dalam sambutannya, Kepala Desa Pendarungan menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis untuk membuka peluang usaha, memperkuat ekonomi desa, dan mendorong kemandirian masyarakat. Pihaknya berharap koperasi ini nantinya menjadi pusat kegiatan ekonomi yang sehat, transparan, dan bermanfaat bagi semua lapisan warga. Danramil 0825/14 Kabat juga memberikan dukungan penuh atas pembangunan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Pemdes, TNI, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan desa. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan koperasi demi kemajuan desa. Acara berlangsung hangat dengan doa bersama sebagai penutup, mencerminkan harapan besar agar pembangunan koperasi berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh warga Pendarungan. Tasyakuran ini tidak hanya menjadi simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Pendarungan dalam menatap masa depan yang lebih baik.
Komandan Koramil Songgon Pimpin Operasi SAR Hari Kedua, Buruh Pecah Batu Hanyut di Sungai Badeng Songgon

Songgon, Banyuwangi – Kapten Kavaleri Andoko, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, memimpin langsung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari kedua untuk menemukan Ponirin (50), warga Dusun Sumberagung yang terseret arus deras Sungai Badeng saat bekerja memecah batu kali. Operasi yang dipusatkan di area Bos Pro Rafting, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon ini melibatkan tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Perhutani, hingga relawan masyarakat dalam upaya maksimal menyelamatkan nyawa warga. Danramil Songgon beserta Peltu Zainul Arifin selaku Bintara Pembantu Urusan Teritorial dan lima personel Koramil lainnya terjun langsung ke lokasi sejak pukul 07.30 WIB untuk mengkoordinasikan pencarian bersama Bintara Pembina Desa Serma Bagus Ismoko dan Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Bripka Ahmad Fatoni. Kehadiran Komandan Koramil di garis depan operasi SAR menunjukkan komitmen TNI dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang mengancam keselamatan jiwa. Tim gabungan melakukan briefing intensif sebelum memulai penyisiran mengikuti aliran sungai ke arah hilir. Operasi pencarian melibatkan sinergi solid antara aparat keamanan, lembaga penyelamat, dan elemen masyarakat. Basarnas Kabupaten Banyuwangi mengerahkan personel terlatih dengan peralatan khusus, didukung BPBD Banyuwangi yang menyediakan logistik dan koordinasi lapangan. Perhutani Songgon yang diwakili Mantri Edy serta Tarji selaku pemilik Bos Pro Rafting turut memberikan kontribusi pengetahuan medan dan akses lokasi. Masyarakat sekitar berbondong-bondong membantu pencarian, menunjukkan solidaritas tinggi dalam menghadapi musibah yang menimpa salah satu warga mereka. Ponirin dilaporkan hanyut terseret arus kuat Sungai Badeng saat tengah bekerja sebagai buruh pecah batu. Wiraswasta berusia 50 tahun yang beralamat di RT 05/RW 06 Dusun Sumberagung ini menjadi korban ganasnya arus sungai yang terkenal deras dan berbahaya. Tim SAR di bawah komando Kapten Andoko terus melakukan penyisiran intensif menyusuri aliran sungai dari titik korban dilaporkan hanyut hingga ke wilayah hilir. Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung dengan harapan korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat. ~Kodim Banyuwangi semakin produktif, Produktif, Bhirawaanoraga.
Danramil Baru Glagah Kapten Inf Sabar Wiyono Gelar Komsos Perdana di Desa Kampunganyar

Banyuwangi – Pejabat baru Danramil 0825/03 Glagah, Kapten Inf Sabar Wiyono, langsung tancap gas menjalankan tugas dengan melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) perdana di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh dialog, Senin (tanggal menyesuaikan). Dalam agenda Komsos tersebut, Kapten Inf Sabar Wiyono didampingi Babinsa Desa Kampunganyar, Sertu Moh. Aminullah, yang selama ini menjadi ujung tombak Koramil dalam membina kemanunggalan TNI dengan masyarakat di desa binaan. Kehadiran Danramil baru ini disambut baik oleh jajaran pemerintah desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kampunganyar, Bapak Suwandi, Ketua BPD Kampunganyar, Bapak Joko, serta perangkat desa lainnya. Kapten Inf Sabar Wiyono menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah desa dalam menjaga kondusifitas wilayah. “Kami akan selalu hadir untuk mendukung program desa dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga,” ujarnya. Sementara itu, Kades Kampunganyar mengapresiasi kehadiran Danramil baru dan berharap kerja sama antara Koramil dan pemerintah desa semakin solid. Kegiatan Komsos ini diakhiri dengan diskusi ringan terkait situasi kamtibmas dan rencana kegiatan ke depan di wilayah Kampunganyar.
Peduli Menjaga Kebersihan, Anggota Koramil 0825-11/Pesanggaran Kegiatan Jumat Bersih Lingkungan Makoramil

Pesanggaran – Dalam Rangka menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Makoramil, dipimpin oleh Kapten Arm Edy Tri Santoso (Danramil 0825-11/Pesanggaran) melaksanakan kegiatan korve jumat bersih bertempat di Makoramil 0825-11/Pesanggaran Jl. Raya Sukamade No. 101 Dusun Mulyoasri Desa Sumbermulyo Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi, (05/12/2025). Kapten Arm Edy Tri Santoso (Danramil 0825-11/Pesanggaran) membenarkan kegiatan kerja bakti atau kerja bersama ini yang dilakukan oleh personel Koramil untuk membersihkan dan merapikan lingkungan fasilitas Koramil atau wilayah tanggung jawab. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Koramil untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan “Kegiatan ini dilakukan secara rutin karena rumput cepat sekali tumbuh. Kebersihan pangkalan yang tampak bersih dan rapi akan membawa dampak yang baik bagi kesehatan anggota yang tinggal di pangkalan tersebut,” ujarnya. Disamping itu kata Kapten Inf Mawardi pemandangan tampak sejuk dan asri kalau pangkalan bersih. “Kebersihan pangkalan sebagai tujuan utama harus menjadi prioritas bagi semua anggota, maka untuk itu dibutuhkan kesadaran semuanya agar hal itu bisa terwujud, yaitu agar semua anggota mempunyai kesadaran akan arti pentingnya cinta dan rasa memiliki akan satuannya”, pungkas Danramil. Kebersihan pangkalan yang tampak bersih dan rapi akan membawa dampak yang baik bagi kesehatan anggota yang tinggal dipangkalan. Disamping itu pemandangan tampak sejuk dan asri kalau pangkalan bersih.Untuk itu diharapkan anggota mau bersama sama bertanggung jawab menjaga kebersihan pangkalan. Kebersihan pangkalan sebagai tujuan utama harus menjadi prioritas bagi semua anggota, maka untuk itu dibutuhkan kesadaran semuanya agar hal itu bisa terwujud. Yaitu agar semua anggota mempunyai kesadaran akan arti pentingnya cinta dan rasa memiliki akan satuannya. Kebersihan pangkalan yang senantiasa dirawat dan dijaga, tentunya akan memberikan suasana yang nyaman, sehingga siapapun yang tinggal akan betah. Dan harapannya semangat anggota dalam bekerja semakin meningkat. Kegiatan korve pembersihan pangkalan berjalan aman dan lancar.
Awal yang Menentukan: Sambimulyo Mulai Bangun KDKMP dengan Prosesi Khusus

Bangorejo – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Desa Sambimulyo resmi dimulai pada Jumat, 5 Desember 2025 melalui acara slametan dan peletakan batu pertama. Acara ini menjadi momen penting bagi warga desa karena menandai langkah awal penguatan ekonomi lokal. Kegiatan dibuka dengan sosialisasi oleh Bati Komsos Peltu Mahfud, yang mewakili Babinsa Sambimulyo, didampingi Tamudi Koptu Maryono. Peltu Mahfud menyampaikan pentingnya peran KDKMP sebagai wadah pemberdayaan ekonomi desa sekaligus mengajak warga untuk mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar. Acara turut dihadiri Kepala Desa Sambimulyo, Andik Santoso, Ketua Koperasi Merah Putih beserta anggota, konsultan pembangunan, serta warga sekitar lokasi, dengan total peserta sekitar 30 orang. Kehadiran unsur TNI dan perangkat desa membantu kegiatan berlangsung tertib dan komunikatif. Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan slametan sebagai wujud doa bersama, sebelum puncak acara yaitu peletakan batu pertama dilakukan. Prosesi ini menandai secara simbolis dimulainya pembangunan gedung KDKMP yang diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pengembangan UMKM di desa. Menutup acara, Peltu Mahfud menegaskan pentingnya peran serta masyarakat. Ia menyampaikan, “Keberhasilan pembangunan ini akan sangat bergantung pada partisipasi semua pihak. KDKMP adalah langkah nyata untuk mempersatukan upaya TNI dan warga, sekaligus menjadi awal dari berbagai peluang ekonomi baru di Sambimulyo.” Acara ditutup dengan suasana hangat dan antusias, meninggalkan harapan bahwa KDKMP akan segera menjadi pusat kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi seluruh warga.(R10DE)

