Kanal
Foto

Koramil 0825/10 Bangorejo Bersama Forpimka Mediasi Sengketa Tanah, Batuud Ingatkan Warga Jaga Kondusivitas

Geser untuk memperbesar huruf

Bangorejo – Forpimka Kecamatan Bangorejo bersama Koramil 0825/10 melaksanakan mediasi sengketa tanah di Dusun Gunung Sari, Desa Bangorejo. Mediasi ini digelar pada Selasa, 25 November 2025 untuk menindaklanjuti laporan dari Bu Nur Indah terkait kepemilikan tanah yang ia beli pada tahun 2014. Kegiatan dihadiri langsung oleh Batuud Koramil 0825/10, Peltu Eko Ahmad Sangkur, serta Babinsa Desa Bangorejo, Kopka Yono Adi Susanto, guna memastikan proses mediasi berjalan aman dan terkendali.

Permasalahan muncul setelah Sudaryanto, penjual tanah yang memberikan kwitansi pembelian kepada Bu Nur Indah, tidak lagi mengakui transaksi tersebut dan menutup akses jalan menuju masjid yang melewati tanah tersebut. Warga Dusun Gunung Sari kemudian meminta bantuan Forpimka serta Koramil untuk memediasi agar akses dapat kembali dibuka tanpa menimbulkan gesekan sosial. Upaya klarifikasi dilakukan untuk menggali keterangan dari para pihak serta mencari titik temu sementara.

Dalam pertemuan lanjutan dengan masyarakat yang diwakili tokoh agama, KH. Nurudin, Forpimka dan Koramil mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan sepihak dalam pembukaan jalan yang tertutup. Upaya penyelesaian diminta menunggu keputusan dari pihak Kejaksaan melalui kuasa hukum Ir. Wahyudi, S.H., mengingat persoalan ini telah memasuki ranah hukum. Pendekatan persuasif terus menjadi langkah utama agar kondisi wilayah tetap kondusif.

Batuud Koramil 0825/10, Eko Ahmad Sangkur, turut menyampaikan pendapatnya dalam mediasi tersebut. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi. Koramil bersama Forpimka berkomitmen menjaga netralitas dan menciptakan situasi yang aman. Mari kita hormati proses hukum yang berjalan agar keputusan nanti dapat diterima semua pihak tanpa menimbulkan konflik baru,” tegasnya.

Kegiatan mediasi ini juga dihadiri Kapolsek Bangorejo AKP Hariyanto, Camat Bangorejo Khoirul Anam, Kanit Intel Polsek Bangorejo, Kepala Desa Bangorejo Suyadi, Babinsa Kopka Yono Adi Susanto, serta perwakilan RT/RW dan tokoh masyarakat. Kehadiran seluruh unsur tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya penyelesaian sengketa serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Bangorejo