
Karangmulyo – Rabu, 26 November 2025 menjadi hari krusial bagi warga Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Pasalnya, proses rekrutmen perangkat desa melalui Seleksi Pengangkatan Perangkat Desa (SPPD) tengah berlangsung dengan ketat.
Di tengah kesibukan tersebut, Komandan Pos Komando Rayon Militer (Danposramil) 0825/23 Tegalsari, Peltu Mujiono, hadir secara langsung di lokasi rekrutmen. Kedatangan Peltu Mujiono bukan sekadar memantau, melainkan aktif mendampingi jalannya seluruh tahapan seleksi.
Kegiatan utama yang didampingi adalah proses rekrutmen Calon Perangkat Desa (CPD), khususnya dalam tahapan Seleksi Pengangkatan Perangkat Desa (SPPD) di desa tersebut. Kehadiran unsur TNI melalui Posramil 0825/23 ini bertujuan untuk memastikan proses berlangsung secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
Peltu Mujiono, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan implementasi nyata dari tugas dan fungsi TNI, khususnya Babinsa, dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan profesional.
“Kehadiran kami adalah untuk menjamin agar calon perangkat desa yang terpilih benar-benar yang terbaik dan memiliki integritas. Ini adalah bentuk komitmen TNI dalam membantu menciptakan pemerintahan desa yang kuat,” tegasnya.
Pendampingan yang dilakukan oleh Peltu Mujiono meliputi pengawasan langsung mulai dari administrasi, pelaksanaan ujian, hingga penjagaan situasi di sekitar lokasi seleksi. Proses seleksi berjalan tertib dan lancar di bawah koordinasi Panitia Seleksi Desa.
Dengan kehadiran aparat negara, suasana menjadi lebih kondusif, dan potensi kecurangan dapat diminimalisir. Ia berharap agar perangkat desa yang baru kelak mampu bersinergi dengan TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas wilayah.







